KBGO dan kekerasan berbasis gender
Istilah KBGO menegaskan bahwa kekerasan berbasis gender tidak berhenti di dunia nyata. Serangan daring berdampak nyata: rasa takut, malu, kehilangan kendali atas data pribadi, hingga ancaman keselamatan offline.
Kekerasan terhadap perempuan di ruang digital
Banyak laporan KBGO terkait kekerasan terhadap perempuan dan ketidaksetaraan gender: pelecehan, kontrol, atau intimidasi yang menarget identitas gender atau seksualitas korban.
Mengapa pelaporan aman penting
Korban sering ragu melapor karena takut dibalas atau dipermalukan. Platform KBGO menyediakan ruang tertutup agar cerita bisa disampaikan tanpa harus membuka identitas.
Bentuk KBGO yang sering dicari & dilaporkan
- Pelecehan seksual online & kekerasan seksual daring — termasuk tekanan seksual dalam pacaran
- Ancaman, pemerasan, atau intimidasi online
- Pembocoran data pribadi (doxxing)
- Penyebaran konten intim / foto intim tanpa izin
- Kekerasan dalam pacaran (KDP) yang berlanjut lewat chat, pantauan akun, atau ancaman digital
- Perundungan atau pelecehan berulang berbasis gender
Kekerasan dalam pacaran dan KBGO
Kekerasan dalam pacaran tidak selalu fisik. Kontrol lewat HP, paksaan mengirim foto intim, ancaman "akan saya sebar", atau pelecehan seksual dari pasangan/mantan pasangan adalah bagian dari KBGO.
Tanda yang sering muncul
- Paksaan seksual atau konten intim meski sudah ditolak
- Ancaman menyebarkan chat/foto jika Anda meninggalkan hubungan
- Penguntitan digital dan kontrol akun
Prinsip melapor di platform KBGO
Anda berhak bercerita tanpa membuka identitas. Laporan bisa dikirim secara anonim, diverifikasi sebagai manusia (bukan bot), dan disimpan terbatas untuk penanganan.
Langkah selanjutnya
Siap menulis dengan tenang? Pelajari cara melapor KBGO atau langsung kirim laporan rahasia.